DIJITASI OTOMATIS JALAN SUNGAI DENGAN ARCSCAN

Gara-gara bang Jones Gabert saya jadi belajar. Melakukan dan menikmatinya. Kawan kita ini PNS di Kab. Tapanuli Utara yang sedang jadi mahasiswa Perencanaan Wilayah dan males lihat judul tesis itu-itu juga. “Bosan awak lihatnya. Ndak terpakai di pekerjaanku nanti. Mending aku buat gimana caranya nentukan prioritas pemeliharaan jalan”. Lalu dia ngajak ngobrol saya sambil menunjukan peta vektor jaringan jalan yang rumit, banyak, dibikin pake autoCAD. “Semalam aku pusing, cem mana ngolahnya”. Begitu dibuka, C#uk^m41 !!! Tak mampu awak rektifikasi..!! (koq saya jadi ikut2an yah?). “Selain TUDA, ndak adakah TUDP ?” Maksudnya Taput Dalam Peta. “Ah mana ada kulihat itu” timpalnya sambil memainkan iPhone kesayangannya.

Lalu saya inget jurus warisan Mas Rio, GISer KSDA Kupang yang pake Universal Maps Downloader (UMD). Okeylah, saya coba. Gini lay..

Langkah 1. UMD

Pertama, saya harus tahu batas koordinat latitude longitude Kanan atas dan kiri bawah Kab. Taput. Kalo ini saya yakin kita sudah pada tau caranya. Angka itu akan kita inputkan ke UMD.

1

Langkah 2.  SOTOSOP

Mari kita rapikan gambar itu di Photoshop. Tujuannya : Membuat warna jalan menjadi hitam dan sisanya putih semua. Tentu saja tidak akan sempurna hasilnya. Jadi bersabarlah dalam bekerja. Kita suka berfikir sesat dengan merasa gagah kalo pake metodologi yang aneh2 itu. Ingatlah satu hal, dalam pekerjaan riset, DATA’lah Tuhanmu. Maksudnya, kalo pun datanya bohong, berbohonglah secara serius.

Mari buka sotosop, mari buka gambar *.BMP hasil sedot UMD, mari kita hitamkan garis jalan, mari kita putihkan sisanya pake tool REPLACE COLOR (saya pake sotospo 7, tool ada di Menu ImageàAdjustments à Replace Color…)

2

  1. pilih warna dengan Eyedroper tool yang kayak pipet itu.
  2. Lightness, geser full ke kanan jadi putih, ke kiri jadi item.
  3. Add to sample, pake ini untuk nambahin warna yang laen.

Amati dulu warna-warna itu sebelum menyusun skenario menghitam-putihkan tema/obyek gambar. Atur-aturlah kontrasnya dulu agar warna garis jalan itu beda maksimal sama yang laen. Jangan berharap hasilnya sempurna. Anda mungkin masih harus menghapus manual sisa “kotoran” warna yang bukan jalan. Sudah ? Simpanlah hasilnya.

Ctt:

 Saya membiasakan menyimpan dgn nama yg lain dan tidak lupa mengcopy file BMPW-nya dengan nama copy-an yang sama. Jadi saat dibuka di aplikasi GIS gambar itu tetep berreferensi koordinat.

Satu lagi, ArcScan minta gambarnya itu monocrhome. Banyak cara untuk itu. Tapi saya suka pake MS-Paint aja. File gambar itu saya buka lalu save as Monochrome Bitmap. Iyain aja kalo ditanya “The color quality might be reduced..

 

Langkah 3. ARCSCAN

Mari buka Arcmap. Panggil tool ArcScan. Tool ini akan aktif jika :

  1. File gambar anda berkualitas monokrom
  2. Ada file vektor polyline dalam keadaan teredit untuk menampung gambar jalan itu jadi vektor jalan. Jadi, buat dulu file bertipe Polyline dengan proyeksi pilihan WGS 84. Lalu klik Start editing.
  3. Sudah ? Di tool ArcScan itu klik menu Vectorization à Generate Features…

Saya kira setengah batang rokok cukuplah untuk menunggu.

Semoga bermanfaat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: