Step by Step Indeks Vegetasi dengan Tool NDVI di ERDAS 9.2 (bag.1)

Apa itu NDVI atau Normalized Difference Vegetation Index ? Kiranya banyak situs yang lebih mumpuni untuk menerangkannya (saya tidak pede:D ), dan mudah-mudahan bisa lebih detil berbagi bagaimana cara melakukannya. Konon ini tehnik untuk mengetahui apa sih tutupan di lokasi itu ? Jika misalnya nilai di suatu selnya 0,5 kemungkinan besar itu vegetasi kebun atau hutan. Jika -0,3 bisa jadi itu sungai atau vegetasi juga. Lho? pan itu sawah yang kebetulan masih digenangin air bro. Nilai NDVI katanya kisaran -1 s.d. 1. Tapi konfirm lagi deh.

Di cerita ini Saya menggunakan Erdas 9.2 dan peta landsat gratisan pathrow p123r64 tahun 2001. Salah satu tempat donlod yang gampang bisa di ftp://ftp.glcf.umd.edu/glcf/Landsat. Penting untuk diperhatikan, apapun citra composite yang anda bikin, musti ada band 3 dan 4 karena itu yang akan digunakan ( Rumusnya : band 4 – band 3 / band 4 + band 3 )

Tool ERDAS untuk NDVI ada di Interpreter –> Spectral Enhancement –> Indices… . Pada Select Function ada pilihan NDVI dan banyak lagi. Yuk kita mulai:

1. Kalo udah sampe di jendela Indices, pada Input File, panggil file citra anda (No. 5). Tulis juga output filenya. Buat nama yang memudahkan mengingat dan informatf. Misalnya saya pake nama 122_64_2001_ndvi.img agar ketauan dari path/row mana dan tahun kapan. Jangan lupa tempat naronya yaa..

1

2. Udah ? Klik Ok dan tunggu prosesnya.

2

3. Udah beres ? klik ok lagi untuk menutup.

4. Nah mari kita lihat hasilnya. Klik tombol Viewer dan panggillah

3
5. Melototin Hasilnya

Kita bandingkan kedua viewernya. Pada salah satu viewer Coba buka menu View -> Link/Unlink Viewers -> Geographical. Lalu Klik di sembarang tempat di viewer sebelahnya. Ini akan membuat kedua viewer saling terhubung. Di Viewer NDVI klik ikon + (plus) agar jendela NDVI dan garis sumbu muncul. Gunakan ikon Panah (kursor) untuk menggeser kesana kemari sumbu tersebut. Perpotongan sumbu di suatu sel akan memperlihatkan nilai NDVI sel tersebut.

4

Lalu apa gunanya menggeser-geser salib sumbu dan melihat nilai NDVI itu ? Salah satunya bisa membantu anda membuat peta landcover. Mari kita cermati peta di sebelah kiri yang tampil natural itu (Kombinasi Band 3-2-1). Anggaplah anda sedang menginterpretasi. Warna hijau itu boleh jadi hutan atau kebun. Lalu yang warna coklat itu bisa jadi area terbuka, tegalan, pemukiman dan seterusnya. Buatlah sebuah list untuk mencatat nilai NDVI tiap sel yang menarik bagi anda sampai kemudian anda mendapati bahwa :

NDVI < 0 = Tubuh air
0.45 > NDVI > 0 = non vegetasi
NDVI > 0.45 = vegetasi. Anda bisa lebih baik dari ini. Apalagi jika akrab dengan lokasinya. Mungkin anda bisa lebih detil membedakan mana sawah, kebun, hutan dan seterusnya

Nah, kesimpulan nilai NDVI masing-masing landcover itu bisa anda gunakan untuk membuat kelas. Misalnya file imagine hasil NDVI ini anda buka di Arcmap. Lalu pada properti simbologynya anda gunakan nilai kelas itu untuk kebutuhan tampilan atau analisa selanjutnya.

Sekedar saran saja, jangan pernah menyelesaikan pekerjaan hanya di desktop. Seperti kata film X-Files, “The Truth is out there”. Jadi, pergilah ke lapangan.

 

2 Responses to Step by Step Indeks Vegetasi dengan Tool NDVI di ERDAS 9.2 (bag.1)

  1. Rina P mengatakan:

    Waaaaaah keren bung Nurman. Terus lanjutkan!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: